JhaJha's posts with tag: fiction

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag fiction
Blog Entryckckck...Jun 26, '08 5:21 AM
for everyone

Sebuah keluarga di sebuah Provinsi Selatan China, dibingungkan saat peti jenazah dari nenek mereka tiba dari Amerika. Peti itu dikirimkan oleh salah satu sepupu mereka di sana .

Jenazah nenek mereka nampak sangat terhimpit di dalam peti dan tidak ada ruang lagi yang tersisa. Saat mereka membuka tutup peti jenazah itu, mereka menemukan sebuah surat di atasnya dan isinya adalah sebagai berikut :


Sepupuku yang terkasih,

Bersama ini aku kirimkan tubuh nenek karena dia ingin untuk dikremasikan di tanah leluhur kita di Tung Shin.

Maaf aku tidak bisa datang karena gajiku sudah tidak bersisa lagi. Kalian akan menemukan di dalam peti, di bawah tubuh nenek, 12 kaleng Yohmeitsu, 10 kantong coklat Swiss! Dan beberapa kantong Chinatown Lap Cheong. Itu semua untuk kalian, dibagi rata, ya!

Di kaki nenek, kalian akan menemukan sepasang sepatu Nike Air (ukurannya 10) untuk Ah Cu. Juga ada 2 pasang sepatu untuk Ah Mei dan Ah Lien. Semoga ukurannya cocok.

Nenek memakai 6 buah T-Shirt CK (Calvin Klein). Yang ukurannya besar untuk Ah Bak dan yang lain untuk para keponakan. Kalian pilih sendiri yang mana.

2 buah celana jeans Armani yang nenek pakai adalah untuk anak-anak. Jam tangan Rolex yang selama ini Lee Ah Bai inginkan ada di tangan kiri nenek.

Untuk bibi Pei Pei , nenek mengenakan kalung, cincin dan anting merk Tiffany yang selama ini engkau inginkan. Itu semua untukmu. Juga ada 6 buah kaos kaki Polo yang dipakai nenek dibagi juga untuk para sepupu.

Jangan lupa, beritahu aku apa lagi yang kalian butuhkan karena kakek akhir-akhir ini juga memburuk kesehatannya. .. aku dapat mengirimkan semua itu saat kakek kita kembali ke sana juga.

Salam manis,
Dari sepupumu di Amerika.


** teganya teganya teganya *meggy z mode on*


Category:Books
Genre: Literature & Fiction
Author:Peter O'Connor
Edisi: Cetakan Pertama, Juli 2006
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa: Lulu Wijaya


Novel yang unik! Ada dua cerita yang dimulai dari masing-masing sisi. Sisi depan berjudul When Tomorrow Comes alias Gerhana Terakhir dan sisi belakang berjudul Seeking Daylight's End alias Mengejar Matahari.


Cerita pertama, When Tomorrow Comes [Gerhana Terakhir]

Menceritakan tentang pencarian jati diri oleh seorang perempuan bernama Sarah Williams. Sarah merupakan sosok perempuan muda yang dari luar hidupnya selalu tampak sempurna dan sukses. Namun sebenarnya di dalam hatinya ia merasa semakin lama semakin kehilangan dirinya yang sejati.

Hal ini sebenarnya dirasakan Sarah sejak lama, ia merasa bahwa ia harus selalu tampak sempurna dan menyenangkan, terutama untuk ayahnya. Kesadaran untuk selalu tampak sempurna itu tumbuh begitu saja, terutama sejak ia kehilangan ibunya untuk selamanya. Sejak itu, ia tidak pernah lagi bertemu dengan sosok ayahnya yang dulunya hangat dan selalu tersenyum, sosok itu hilang bersamaan dengan hilangnya sang ibu. Hari itu ia menyadari bahwa ia telah kehilangan kedua sosok yang sangat dicintainya sekaligus. Maka yang dapat ia lakukan untuk seterusnya adalah bekerja keras sedapat mungkin untuk dapat menyenangkan hati ayahnya.

Hingga sampai pada suatu saat, dimana ia diajak oleh sang kakek, Joseph Williams, untuk pergi menemaninya berpetualang untuk melihat gerhana matahari total, keinginan terakhir dalam hidup sang kakek yang sudah tinggal sebentar lagi.

Dalam petualangannya dengan sang kakek, sedikit demi sedikit mata Sarah mulai terbuka, tentang arti hidup yang selama ini ia jalani, bagaimana seharusnya ia meraih mimpi-mimpinya dan menjalani hari-harinya. Banyak petuah dan pandangan hidup yang ditulis dalam buku besar sang kakek, semuanya membuat Sarah berpikir, bahwa ia harus hidup, bukan sekedar menjalani hidup.

Cerita kedua, Seeking Daylight's End [Mengejar Matahari]

Dimulai dengan pertemuan tiga tahunan sekelompok elang gunung. Pertemuan tiga tahunan ini dimaksudkan untuk berbagi cerita, menuturkan kisah-kisah kuno dalam kehidupan mereka, mendengarkan petuah-petuah bijak dari mereka yang dituakan.

Adalah Cael, elang yang paling dituakan dan merupakan pemimpin dalam setiap pertemuan klan elang gunung tersebut. Dalam pertemuan kali itu, Cael mengisahkan dengan indah tentang padamnya matahari yang bersinar terik sepanjang waktu, matahari padam karena didorong para dewa dari tempat peristirahatannya yang tinggi untuk kemudian jatuh ke dalam air dan padam. Padamnya matahari membuat para binatang takjub dan memandang ke atas dengan takzim, dimana sekarang cahaya terik matahari telah digantikan dengan cahaya lembut yang berasal dewa-dewa. Dan ketakutan para binatang pun sirna setelah dijanjikan bahwa akan selalu ada malam yang akan menggantikan terik matahari di waktu siang.

Kemudian ada Talan, elang muda yang terpesona dengan kisah yang dituturkan oleh Cael, sehingga ia bertekad untuk dapat melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana matahari padam ditelan samudera. Talan berusaha mencari petunjuk dari Cael, tentang bagaimana cara menuju samudera. Namun seluruh elang temannya percaya bahwa hal itu mustahil. Mereka adalah klan elang gunung, pegunungan tempat mereka tinggal tak mungkin dapat diseberangi, terlalu berbahaya dan terlalu besar resikonya. Lagipula, konyol rasanya mengorbankan keselamatan diri hanya demi pesona sebuah kisah kuno.

Tetapi, Talan tetap gigih mempertahankan keinginannya untuk menyeberangi pegunungan dan menyongsong tenggelamnya matahari, meskipun dengan atau tanpa restu dari keluarga dan teman-temannya. Sesuai dengan apa yang diyakininya dan petuah bijak dari Cael, Talan pun berangkat meraih impiannya untuk melihat matahari tenggelam di samudera luas.

Talan memutuskan bahwa : Keberanian lahir dari kekuatan untuk percaya pada diri sendiri, meski tak ada orang lain yang percaya.


Sebetulnya saya kurang suka dengan novel-novel terjemahan, tapi karena dua cerita di atas sebenarnya lebih untuk pencerahan jiwa, yah saya suka-suka aja. Terlebih karena banyak kalimat-kalimat bijak yang bisa dipake buat mikir dalem. Pas banget buat bacaan di saat kita lagi down dan butuh pencerahan.

** sori gambar covernya terlalu kecil, nemu nya yang ini doang :p



© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help